Malam gan. saat ini saya sdg proses bljar. nurut temen saya, pelajari juga pola chart (chart pattern) atau pola candle y.
masih bingung tuh. stlah saya baca-baca artikel chart pattern di sini, koq saya agak kerepotan alias bingung bedakan pola pennant dan triangle y (sptnya symetrical triangle d) n pemanfaatannya (reversal/continuation). mhn pjelasan. sukur krm ke email. mkcih.
@ Keser:
Kesamaan pola pennant dan pola segitiga:
1. Keduanya berbentuk segitiga.
2. Keduanya menunjukkan keadaan konsolidasi, yang pada suatu saat akan break garis resistance atau support segitiga tersebut dan berlanjut dengan pergerakan trending.
Perbedaan pola pennant dan pola segitiga:
1. Pola pennant berbentuk segitiga simetris pada kondisi trending (baik saat uptrend maupun downtrend), sedang pola segitiga bisa berbentuk segitiga simetris, segitiga menanjak (ascending triangle) atau segitiga menurun (descending triangle) dan tidak harus terjadi pada kondisi trending.
Sesuai dengan namanya, pennant atau panji-panji selalu ditopang oleh tiang (tiang bendera) yang dalam hal ini adalah pergerakan harga yang sedang trending.
2. Pola pennant bersifat meneruskan arah trend (trend continuation) sementara pola segitiga bisa meneruskan arah trend atau terjadi pembalikan arah trend (trend reversal).
3. Pola pennant menunjukkan konsolidasi jangka pendek sedang segitiga bisa jangka pendek atau jangka panjang, dengan demikian pola pennant biasanya terjadi pada periode waktu yang relatif pendek dibandingkan pola segitiga. Jadi pennant biasanya terbentuk pada time frame yang relatif rendah.
makasih banget sebelumnya. saya tunggu jawabannya.rencana dalam 3-4 bulan kedepan mo trading real. mo latihan di demo dulu. sekali lagi makasih (atau mgkin ada masukan gan bagaimana baiknya sebelum terjun ke real trading)
@ Keser:
Persepsi Anda terbalik, seharusnya stop loss (SL) ditentukan dalam satuan uang, bukan dalam pip. Kalaupun Anda ingin SL konstan misalnya selalu sebesar 50 pip, tetapi besarnya resiko per trade yang Anda relakan (sepakati) harus diukur dengan satuan uang, bukan dalam pip, biasanya dengan persentase dari balance atau equity.
- misal kita deposit dengan $200 acc micro SL 50 pips, berapa $ yang harus disiapkan(direlakan) utk loss setiap kali trade dan berapa nilai lotnya agar bisa mampu bertahan utk sekian puluh trade.
Jawaban:
Sesuai dengan keterangan diatas, dengan dana USD 200 Anda bisa tentukan besarnya resiko per trade, misalnya 5%, maka besarnya resiko per trade adalah USD 200 x 5% = USD 10. Jika Anda trading dengan akun micro atau 0.01 dari standard lot (0.01 lot) dimana untuk 1 micro lot pasangan mata uang direct (XXX/USD) misal EUR/USD, GBP/USD dsb. nilai per pip-nya adalah USD 0.1.
Kalau misalnya Anda trading EUR/USD sebesar 0.01 lot dengan resiko 5% maka SL adalah sebesar (USD 10 / USD 0.1) = 100 pip. Nah, kalau Anda ingin SL 50 pip maka Anda harus trading sebesar (100 pip / 50 pip) x 0.01 lot = 0.02 lot dimana nilai per pip untuk EUR/USD adalah USD 0.2.
Catatan: trader yang berpengalaman menyarankan agar maksimal resiko tidak lebih dari 5%
- bagaimana pula dengan $1000 acc mico atau acc mini SL 50 pips, berapa $ harus direlakan utk loss setiap kali trade dan berapa nilai lotnya.
Jawaban:
Dari jawaban kami diatas, Anda bisa hitung sendiri. Untuk mini lot maka Anda trading dengan 0.1 lot dari standard lot (0.1 lot), dimana untuk pasangan XXX/USD nilai 1 pip = USD 1.
- dengan dana segitu baiknya menjadi day trader atau swing trader?
Jawaban:
Besarnya dana tidak menentukan type trading seseorang. Anda bisa menjadi seorang scalper, day trader ataupun swinger dengan dana berapapun. Untuk type trading Anda sendiri yang menentukan, sesuaikan dengan kenyamanan Anda ketika masih trading di akun demo, lebih nyaman sebagai scalper, day trader atau swinger.
tuhan yang akan membalas kemurahan hati bapak
makasih sebelumnya.
@ Keser:
Terima kasih juga.
- kenapa seh di broker ada eksekusi open posisi menggunakan perintah INSTANS EXECUTION dan MARKET EXECUTION serta apa bedanya?
Jawaban:
Instant excecution atau market price excecution adalah order buy atau sell berdasarkan harga saat ini (harga pasar), dan pending order adalah order buy atau sell berdasarkan level harga tertentu yang Anda rencanakan.
Broker menyediakan fasilitas tersebut untuk menyesuaikan dengan kebutuhan trader karena ada trader yang ingin entry pada harga saat ini (misalnya scalper), dan ada juga yang ingin entry pada level harga tertentu yang telah direncanakan.
- Apakah ini menunjukkan jenis brokernya yang NDD atau DD? Sebetulnya apa seh bedanya secara prinsipil antar keduanya dan bagi trader retail dengan dana minim taruhlah kisaran $1000 - $2000 kebawah, broker mana yang lebih menguntungkan?
Jawaban:
Tidak. Baik broker NDD maupun DD ada fasilitas instant excecution maupun pending order.
Broker NDD adalah broker yang ordernya dilempar ke pasar, dan broker DD adalah broker yang ordernya ditahan. Kalau Anda trading di broker DD berarti Anda melawan broker karena kalau Anda profit akan dibayar dari kantong broker. Broker DD lazim disebut dengan broker bandar.
Dengan dana berapapun sebaiknya Anda pilih broker yang NDD untuk menghindari resiko karena broker bandar suatu ketika bisa bangkrut dan dana Anda tidak akan dibayar.
- Apa pula dengan pengertian market maker pada broker? Apakah masing-masing jenis broker ini berpengaruh terhadap besaran spread, komisi, slipage, quote(atau requote ya?), bagaimana pula pengenaan besaran spread dan komisi berkaitan dengan besaran lot (misal lot 0.01 apakah berbeda dengan 0.03 - begitupun dengan 0.1 dengan 0.3), bagaimana pula perhitungan spread dari setiap kali open posisi bila menggunakan strategi Averaging atau Martingle?
Jawaban:
Market maker adalah pencipta pasar sendiri, biasanya diassosiasikan dengan broker bandar.
Jenis broker tidak berpengaruh pada spread. Setiap broker pasti ada spread karena keuntungan broker sebenarnya pada spread.
Untuk komisi, setahu saya saat ini hanya broker lokal yang mengenakan komisi per trade. Broker luar negeri yang jenisnya ECN juga memberlakukan komisi tetapi tidak besar. Besar kecilnya komisi ditentukan oleh broker, biasanya semakin besar ukuran lot akan semakin besar juga komisinya. Strategi trading yang Anda gunakan tidak ada hubungannya dengan besar kecilnya komisi.
- Apa she pengertian strategi pyramid?
Jawaban: strategi pyramiding adalah menambah posisi dengan ukuran lot yang sama ketika sedang profit, sambil menggeser level stop loss ke level breakeven (level impas). Pyramiding dilakukan untuk memaksimalkan profit.
- Bagaimana dengan pengertian Stop Hunting?Apakah benar terjadi di beberapa broker dan jenis broker yang mana y? Bagaimana pula mensiasatinya?
Jawaban:
Stop hunting adalah proses memanipulasi pergerakan harga agar stop loss bisa tereksekusi dan kalau bisa secepat mungkin. Manipulasi tersebut biasanya dilakukan broker-broker yang tidak teregulasi dengan benar, biasanya jenis broker dealing desk atau bandar, dengan tujuan agar trader selalu loss dan dengan demikian danaya akan masuk ke kantong broker. Untuk broker yang sudah teregulasi dengan benar, yaitu broker yang teregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional tidak akan melakukan hal tersebut karena sanksinya berat, bahkan sampai pada pencabutan ijin operasi.
Untuk mensiasati, jangan trading di broker yang stop hunter, atau kalau Anda sudah terlanjur dan ketahuan stop hunting maka cepat-cepat cabut dan pindah ke broker yang benar.
- Bagaimana dengan broker Alpari dengan Hotforex? termasuk jenis broker yang mana? apa plus dan minusnya (khususnya utk retail trader)?
Jawaban: Alpari termasuk broker cukup besar yang teregulasi dengan benar, dengan nasabah retail trader yang tersebar di seluruh dunia.
HotForex hanya teregulasi resmi oleh CySEC Siprus dan baru terdaftar di FCA UK. Baca profilnya di: Broker Forex HotForex
Setahu saya Alpari termasuk broker yang DD, untuk HotForex kurang tahu.
Kalau saya lebih memilih yang sudah jelas regulasinya yaitu Alpari.
@ Keser:
-…Akan tetapi di broker tertentu, misal HotForex kenapa tidak menggunakan INSTAN EXECUTION tetapi pakai MARKET EXECUTION, kalo boleh tahu kenapa dan dengan alasan apa atau mendasarkan pada pertimbangan apa ya?
Jawaban: Istilah Instant Excecution dan Market Execution sama saja. Penggunaan istilah tersebut tergantung dari selera broker. Intinya kedua istilah tersebut mengacu pada eksekusi order yang sesuai dengan harga di pasar saat itu, jadi bukan pending order.
-…. Gimana dengan spreadnya, apakah membuka sebuah posisi dengan lot 0,01 atau 0,03 bahkan 0.1 sama besaran spreadnya? atau Barangkali bisa dicontohkan dengan penerapan strategy martingle....
Jawaban: Besarnya spread tidak ditentukan oleh besarnya lot, tetapi oleh tingkat volatilitas pergerakan harga di pasar. Semakin tinggi volatilitas, spread akan semakin melebar, berapapun lot yang Anda tradingkan.
Besar kecilnya spread tidak ada hubungannya dengan martingale. Martingale adalah strategi trading yang tidak tergantung pada spread. Besar kecilnya spread hanya akan berdampak pada trader yang menggunakan strategi scalping.
-…. Begitupun dengan MFX(broker ini amankah) atau InstaForex kenapa menggunakan INSTAN EXECUITON? atau mungkin karena termasuk kriteria broker bandar?
Jawaban: MFX Broker (dulu MasterForex) saat ini sedang ada masalah. Baca: Kasus MFX Broker: Lisensi Dicabut, Trader Tak Dibayar dan Testimonial Broker MFX
Penggunaan Instant Excecution tidak ada hubungannya dengan broker bandar atau bukan bandar..
- Apa seh perbedaan antara strategy Pyramid dan Averging Up?
Jawaban: Averaging ada 2 macam, untuk yang posisi ketika loss (semacam martingale tetapi lot-nya tidak digandakan), dan ketika posisinya profit. Dalam hal ini ketika posisinya profit. Bedanya dengan pyramiding adalah pada pyramiding stop loss-nya digeser ke level breakeven sementara pada averaging (ketika profit) stop loss-nya bisa digeser bisa tidak, biasanya tidak digeser-geser.
Baca juga: Pyramiding - Strategi Money Management Guna Memperbesar Keuntungan
-…. sebaiknya dipakai alpari yang mana y. soalnya pernah saya baca di artikel SF alpari UK tutup, terus broker yang berlokasi di Rusia identik dengan broker tidak teregulasi pdhal Alpari Rusia juga ada khan?
Jawaban: Mengenai broker Alpari, dulu yang regulated hanya Alpari UK (teregulasi FCA UK) dan Alpari US (teregulasi NFA). Pada tahun 2013 Alpari US diambil alih oleh FXCM US, dan baru-baru ini FXCM US juga diambil alih oleh Gain Capital (Forex.com), broker besar yang telah listing di NYSE. Baca: FXCM Alihkan Klien Ke Gain Capital, 150 Staf Di-PHK
Pada tahun 2015 Alpari UK menyatakan bangkrut dan diakuisisi oleh ETX Capital, juga broker teregulasi dari Inggris.
Meskipun Alpari sekarang ada di banyak negara tetapi perlu dicheck regulasinya, karena setahu saya regulasi Alpari dari Bank of Russia, IFSC (Belize), dan NBRB (Belarus).
Untuk Alpari yang di Indonesia bisa baca: Profil Broker Alpari
Kalau ingin trading, kami sarankan agar dicheck regulasinya demi keamanan dana Anda jika terjadi sesuatu.
sekali lagi banyak saya ucapkan terima kasih.
sekali lagi banyak saya ucapkan terima kasih.