@ Susanti:
Dalam menerapkan Fibonacci retracement, tidak disarankan untuk menggunakan kombinasi titik referensi, misal ditarik dari swing high ke close, atau sebaliknya, karena level-level retracement yang dihasilkan tidak akan akurat.
Jika awalnya ditarik dari swing high, maka harus diakhiri di swing low, atau sebaliknya jika awalnya swing low maka diakhiri di swing high. Jika awalnya ditarik dari closing price, maka harus diakhiri di closing price juga. Meski demikian, disarankan untuk menarik garis Fibonacci retracement dari titik-titik swing (swing high ke swing low atau swing low ke swing high), bukan dari close ke close.
Mengenai hal ini, silahkan baca: Kesalahan Dalam Menggunakan Fibonacci Retracement
@ Saleho:
Fibonacci retracement tidak untuk mengetahui terjadinya reversal, tetapi untuk mengetahui sampai sejauh mana retracement atau koreksi sedang terjadi.
Untuk penjelasan mengenai Fibonacci retracement, silahkan baca: Trading Dengan Teori Fibonacci
Untuk mengetahi kemungkinan terjadinya reversal, bisa dengan mengamati price action seperti pin bar atau pola chart yang terbentuk. Meski demikian validitasnya harus dikonfirmasikan dengan penunjukan indikator teknikal. Khusus mengenai pin bar, silahkan baca: Mengupas Strategi Trading Dengan Pin Bar