Laporan Keuangan Admirals 2025: Alami Defisit Hingga EUR18.5 Juta

Michelle Lim Kim 27 Mar 2026 2 views

Admirals melaporkan penurunan performa yang signifikan pada tahun buku 2025. Kemerosotan ini dipicu oleh anjloknya volume aktivitas trading klien secara drastis dibandingkan periode sebelumnya.

admirals

Berita broker forex kurang sedap datang dari broker forex Admirals, yang baru saja merilis laporan keuangan tahun 2025 dengan angka yang menurun tajam. Sepanjang tahun lalu, volume perdagangan klien merosot hingga 47% menjadi €271 miliar.

Tidak hanya itu, total transaksi juga turun 34%, diikuti dengan berkurangnya jumlah trader aktif sebesar 32%. Penurunan paling mencolok terlihat pada pendaftaran akun baru yang anjlok hingga 49% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kelesuan aktivitas trading ini berdampak langsung pada kantong perusahaan. Pendapatan dari transaksi klien dan penyedia likuiditas terjun bebas dari €40.7 juta di tahun 2024 menjadi hanya €18.7 juta di tahun 2025.

Akibatnya, Admirals mencatat kerugian operasional (EBITDA) sebesar €1.6 juta. Bahkan, kerugian bersih perusahaan membengkak hingga €18.5 juta. Hal ini diperparah dengan rasio biaya yang melonjak ke angka 201%, yang artinya biaya operasional perusahaan membengkak hingga dua kali lipat dari pendapatan yang dihasilkan.

Meskipun Admirals sudah berusaha berhemat dengan memotong biaya operasional sebesar 18% dan mengurangi jumlah karyawan sebanyak 21% (menjadi 186 orang), langkah ini belum cukup untuk menyelamatkan neraca keuangan.

Hal ini dikarenakan adanya biaya tetap yang tidak bisa dihindari, seperti pengembangan teknologi, lisensi, dan infrastruktur kepatuhan aturan. Total aset perusahaan pun ikut turun 27% menjadi €58.3 juta, dan modal pemegang saham berkurang 28% akibat kerugian besar tersebut.

Namun, di tengah laporan yang serba merah ini, ada sedikit kabar baik. Posisi modal broker forex Admirals dinilai masih sangat kuat. Broker multi aset tersebut memiliki dana sendiri sebesar €54.3 juta dengan rasio kecukupan modal mencapai 568%. Angka ini jauh di atas batas minimum yang ditetapkan oleh regulator.

Di sisi lain, cabang Admirals di Estonia juga mencatatkan rapor buruk dengan kerugian bersih mencapai €16.2 juta, jauh lebih besar dibandingkan kerugian tahun sebelumnya yang hanya sekitar €0.35 juta.

Kembali Ke List Berita

Berita Admirals

lihat semua